MAD ASHLIY ATAU MAD TABI’IY DAN
BAGIAN BAGIANNYA
AA. MAD ASHLY ATAU MAD TABHI’IY, : Apabila fathah ( َ ) bertemu dengan alif ا , Kasroh (ِ)
bertemu dengan ya ( ي ) , dan Dhomah ( ُ ) bertemu dengan wau ( و )
Cara bacanya : Dibaca panjang 2
harokat
Contoh,
|
Mad Ashly atau Mad Tabi’iy |
|
بِشْمِ
اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّ حْيْمِ |
|
فَمَا رَبِحَت تِجٰرَ
تُهُمْ |
|
وَمَا فِي |
|
وَلَايَؤُدُەٗ, حِفْظُهُمَا... |
1.
Mad ‘iwadh :
- Apabila huruf berharokat fathahtain (ً) yang setelahnya alif (١) kemudian waqof (berhenti)
-
Atau huruf hamzah berharokat fathahtain ( ءࣧ ) kemudian waqof (berhenti)
Cara bacanya : Dibaca
panjang 2 harokat
Contoh,
|
Mad ‘iwadh |
|
وَالْجِبَال
أَوْتَادًا ۞ |
|
فِيدِيْنِ
اللهِ أَفْوَاجًا ۞ |
|
وَالنّٰشِرَاتِ
نَشْرًا۞ |
|
رِجَالًاكَثِيْرًاوَنِسَآءً۞ |
Catatan :
Pengecualian terhadap ta marbutoh (ۃ) bukan
termasuk mad “iwadh
Cara bacanya : Apabila
diakhir ayat atau waqof dibaca Ha sukun tanpa dipanjangkan contoh :
يَتْلُوْا صُحُفًا مُطَهَرَةً
2.
Mad Shilah Shughra / Qashirah :
Apabila Ha Dhamir( ہ )sebelum dan sesudahnya bukan sukun (ْ) dan
setelahnya tidak bertemu hamzah ( ءࣧ )
Cara bacanya : Dibaca
panjang 2 harokat
Contoh,
|
Mad Shilah Shughra |
|
لَهُ, مَا فِي السَّمَوَتِ وَمَا فِي الأَرْضِ ۞ |
|
وَلَا يَؤُدُهُ,حِفْظُهُمَا ۞ |
|
لَا
تَأَ خُدُهُ,سِنَةٌ وَلَا
نَوْمٌ ۞ |
|
وَكَيْفَ تَأَ خُدُوْنَهُ, وَقَدْ أفضٰی ۞ |
Catatan :
-
Menurut riwayat Hafs khusus pada QS Az Zumar
ayat 7 يَرْضَهُ لَكُمْ tidak
dibaca panjang
3. Mad Thabi’iy Harfy : Setiap alif (١) pada huruf muqoto’ah yaitu – ر ه ط ي ح Mad ini berada pada huruf huruf Muqoto’ah pada awal sebagian surat Al Qur’an
Cara bacanya : Dibaca
panjang 2 harokat
Contoh :
|
Dibaca |
Ayat
Muqoto’ah |
Mad
Tabi’iy Harfi |
|
حا مِيࣤمْ |
حمٓ |
ح |
|
كَاࣤ هَا يَا عَيࣤن صَاࣤدْ يَا سِيࣤنْ |
كࣤهيعࣤصٓ يࣤس |
ي |
|
طَا ها |
طه |
ط |
|
طَا ها كَاࣤ هَا يَا عَيࣤن صَاࣤدْ |
طه كࣤهيعࣤصٓ |
ه |
|
أَلِفْ لَاࣤم مِيࣤمْ رَا أَلِفْ لَاࣤم رَا |
المر الر |
ر |
Catatan :
Huruf Muqoto’ah adalah Huruf huruf yang ada pada awal sebagian surat dalam Al Qur’an dan dibaca dengan dieja sesuai dengan huruf Hijaiyah,
silahkan
buka halaman kami tentang huruf muqoto’ah.
Semoga bermanfaat, Wallahu
a’lamu bis shawab
B.
MAD FAR’I : bagian
bagiannya yaitu :
1. Mad
yang bertemu dengan Hamzah (
ء ),mad ini terbagi menjadi 4 bagian
a.
Mad Wajib Muthashil : Mad Tabi’iy bertemu dengan hamzah ( ء
)
dalam satu kata
b.
Mad Jaiz Munfashil : Mad Tabi’iy bertemu dengan hamzah ( ء
)
tidak dalam satu kata
c.
Mad Shilah Kubra /Thawilah : Apabila Ha Dhamir ( ہ
) bertemu dengan hamzah ( ء )
d.
Mad Badal :
Apabila Hamzah ( ء ) bertemu dengan huruf mad ( وْ - يْ
- ا )
2. Mad
yang bertemu dengan sukun (
ْ ) ,mad ini terbagi menjadi 2 bagian
a.
Sukun ‘aridh, mad ini terbagi lagi
menjadi 2 bagian
I.
Mad ‘Aridh Lis Sukun : Apabila Mad Tabi’iy bertemu dengan
huruf berharokat yang
di sukun kan arena waqof
II. Mad
Liin :
Apabila huruf berharokat fathah (َ
) bertemu ya
sukun (يْ) atau
wau sukun (وْ),dan huruf setelahnya di sukunkan karena waqof
b.
Sukun Ashliy, mad ini terbagi lagi menjadi
4 bagian
I.
Mad Kalimi Mutsaqol : Apabila mad
bertemu huruf bertanda tasydid (ّ)
II.
Mad Kalimi Mukhafaf : Apabila mad bertemu
huruf bertanda sukun (ْ)
III.
Mad Lazim Harfy Mutsaqol : Apabila mad bertemu huruf ber
tasydid (ّ) pada huruf
muqoto’ah ( م ك ل ص ق ن س
) diawal
surat dalam A Qur’an
IV.
Mad Lazim Harfy Mukhafaf : Apabila mad bertemu huruf bertanda
sukun (ْ) pada
huruf
muqoto’ah (
م ك ل ص ق ن س
) diawal surat dalam A Qur’an
Semoga penjelasan ini bisa menambah ilmu dan menjadi
referensi kita dalam belajar, untuk lebih memantapkan pengetahuan kita silahkan
buka link link kami yang lain.
Semoga
yang sedikit ini bermanfaat. Wallahu a’lamu bis shawab
Tidak ada komentar:
Posting Komentar