Sabtu, 10 Juni 2023

BAGIAN-BAGIAN MAKHORIJ HURUF

PEMBAGIAN MAKHORIJ HURUF

Ilmu tajwid begitu detailnya dalam membahas bagaimana cara membaca Al Qur’an dengan baik dan benar bahkan diupayakan  sesempurna mungkin dalam membacanya, sampai keluarnya hurufpun ditunjukan dimana tempat keluarnya.

Makhorij adalah mufrod (kata tunggal) dari kata Makhroj yang berarti tempat keluarnya huruf, dimana akan berhenti dan terdengar suara dari tempat tersebut,sehingga dapat diketahui antara huruf satu dengan huruf yang lain. Jadi Makhorij adalah tempat tempat keluarnya huruf huruf.

Ada 2 cara jika kita ingin mengetahui dimana tempat tempat keluarnya suatu huruf huruf Al Qur’an yaitu

1.   1. Bacalah dengan menambahkan hamzah ء pada huruf sebelum huruf yang kita maksud kemudian menambahkan tasydid ّ pada huruf yang dimaksud contoh : ٲ  بَّ(abba) maka akan kita dapati tempat keluarnya suara huruf  ب ba.

      2. Bacalah dengan menambahkan hamzah ء pada huruf sebelum huruf yang kita maksud kemudian menambahkan sukun pada huruf yang dimaksud contoh :  ٲَ  نْ(an..) maka akan kita dapati tempat keluarnya suara huruf  ن Nun’.

 


PEMBAGIAN MAKHORIJ HURUF

 

Secara umum makhorij huruf terbagi menjadi 5 bagian, dan apa saja huruf hurufnya :


1. Al Jauf, yang artinya                       : Rongga mulut

 Huruf Al jauf adalah tempat dimana keluarnya bunyi mad yaitu :


a. Fathah atau hamzah ( َ ) yang bertemu dengan alif __ﺎَ    (a..)

b. Kasroh (ِ) yang bertemu dengan ya ( -ِ-ﯽ ) (i..)

c. dan Dhomah ( ُ ) yang bertemu dengan wau () (u..)


2. Al Halq, yang artinya                      : Tenggorokan

Huruf hurufnya yaitu   خ غ ح ع ه ء


3. Al Lisan
, yang artinya     : Lidah
Huruf hurufnya ada 18 yaitu     ذ ظ ث س ز ص ت د ط ر ن ل ض ي ش ج ك ق 

4. Al Syafatan, yang artinya              : kedua bibir
Huruf hurufnya yaitu  و م ب ف

5. Al Khaisum, yang artinya              : Pangkal hidung
Huruf hurufnya yaitu ن م

Untuk Makhorijul hurufnya buka  ” Bagian bagian makhorijul huruf”

Semoga bermanfaat

 

Rabu, 07 Juni 2023

APA ITU ISTI"ADAH DAN BASMALLAH

 

ISTI’ADAH, BASMALAH DAN MENYAMBUNG DUA SURAT SERTA MENGENAL RITME BACAAN

 



A.   ISTI’ADAH DAN BASMALAH

Membaca Isti’adah sebelum membaca Al Qur’an adalah diwajibkan bagi seorang qori ,lafadz Isti’adah dimaksud adalah ‘ أَعُوْ ذُبِاللهِ مِنَ الشَّيْطَىٰنِ الرَّ جِيْمِ  yang artinya “ Aku berlindung kepada Allah dari godaan Syaitan yang terkutuk “, dalil yang menyebutkan kewajibannya, seperti firman Allah

"فَاِٟذَاقَرَٲْتَ الْقُرْءَانَ فَاؐ السْتَعِذْ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَىٰنِ الرَّ جِيْمِ"

‘Apabila kamu membaca Al Qur’an hendaklah kamu meminta perlindungan kepada Allah dari syaitan yang terkutuk” (QS An Nahl : 98 )

Adapun lafadz Basmallah yaitu ‘ بِسْمِ اللهِ الرَّ حْمَنِ الرَّ حِيْمِ ,Dan Rasulullah setiap kali membaca Al Qur’an Beliau selalu membaca Basmalah pada setiap awal surat kecuali surat At-Taubah

Dalam tulisan kita kali ini tidak akan membahas hukum hukum Isti’adah ataupun Basmalah kali ini kita akan membahas  tiga hal yaitu :

1. Cara membaca Isti’adah ,Basmalah dan awal surat

2.Cara menyambung dua surat

3.Cara  menyambung dua surat yang salah.

1. Cara membaca Isti’adah ,Basmalah dan awal surat

Ada 4 cara yang dibolehkan dalam membaca Isti’adah ,Basmalah dan cara menyambungkannya dengan suratan

a.       Dengan cara dipisah , cara ini lebih utama atau lebih baik

Contoh,

 

ٲَعُوْ ذُبِاللهِ مِنَ الشَّيْطَىٰنِ الرَّ جِيْمِ ۞  بِسْمِ اللهِ الرَّ حْمَنِ الرَّ حِيْمِ ۞ ٲَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الرَّ بِالْعٰلَمِيْنَ ۞

 

b.      Dengan menyambung Isti ’adah dengan Basmalah

Contoh,

 

ٲَعُوْ ذُبِاللهِ مِنَ الشَّيْطَىٰنِ الرَّ جِيْمِ بِسْمِ اللهِ الرَّ حْمَنِ الرَّ حِيْمِ ۞ ٲَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الرَّ بِالْعٰلَمِيْنَ ۞

 

c.       Dengan menyambung Basmalah dengan awal surat

Contoh,

 

ٲَعُوْ ذُبِاللهِ مِنَ الشَّيْطَىٰنِ الرَّ جِيْمِ ۞  بِسْمِ اللهِ الرَّ حْمَنِ الرَّ حِيْمِ ٲَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الرَّ بِالْعٰلَمِيْنَ ۞

 

d.      Dengan menyambung semuanya yaitu  Isti ’adah ,Basmalah dan awal surat

Contoh,

 

ٲَعُوْ ذُبِاللهِ مِنَ الشَّيْطَىٰنِ الرَّ جِيْمِ بِسْمِ اللهِ الرَّ حْمَنِ الرَّ حِيْمِ ٲَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الرَّ بِالْعٰلَمِيْنَ  

 

2.  Cara Menyambung antara dua surat

Ketika seorang qori membaca  satu surat dan kemudian hendak menyambung dengan surat yang selanjutnya , hal itu dibolehkan  adapun caranya yaitu ada 3

a.       Dengan cara dipisah semuanya ,cara ini lebih utama atau yang paling baik

Contoh,

وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ ٳِذَا حَسَدَ ۞ بِسْمِ اللهِ الرَّ حْمَنِ الرَّ حِيْمِ ۞ قُلْ ٲَعُوْ ذُبِرَبِ اؐلنَّاسِ ۞

b.      Dengan cara menyambung Basmalah dengan awal surat

Contoh,

وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ ٳِذَا حَسَدَ ۞ بِسْمِ اللهِ الرَّ حْمَنِ الرَّ حِيْمِ قُلْ ٲَعُوْ ذُبِرَبِ اؐلنَّاسِ ۞

c.       Dengan cara menyambung semuanya

Contoh,

وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ ٳِذَا حَسَدَ بِسْمِ اللهِ الرَّ حْمَنِ الرَّ حِيْمِ قُلْ ٲَعُوْ ذُبِرَبِ اؐلنَّاسِ۞

3. Cara menyambung surat yang salah

Cara ini penting kita tahu karena dikhawatirkan ketika membaca Al Qur’an mengangap basmalah bagian dari ayat pada surat yang dibaca sebelumnya

Contohnya,

وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ ٳِذَا حَسَدَ بِسْمِ اللهِ الرَّ حْمَنِ الرَّ حِيْمِ ۞ قُلْ ٲَعُوْ ذُبِرَبِ اؐلنَّاسِ۞

B.    MENGENAL RITME BACAAN

Ada 3 tingkatan dalam membaca Al Qur’an

1.       Tahqiq ; Adalah membaca Al Qur’an dengan lambat dan tenang dan tetap menerapkan hukum tajwid

       yang benar , Cara membaca ini sangat baik untuk digunakan dalam proses belajar mengajar

2.       Tadwir ; Adalah membaca Al Qur’an dengan ritme sedang (tidak terlalu cepat ataupun terlalu

                         lambat dengan tetap memperhatikan hukum hukum tajwid yang benar.

3.       Hadr      ; Adalah membaca Al Qur’an dengan ritme cepat dengan tetap menerapkan hukum hukum 

taj                      tajwid yang baik dan benarbaik bacaan mad,ikhfa maupun ghunnah.

Semoga yang sedikit ini bermanfaat. Wallahu a’lamu bis shawab

Sabtu, 03 Juni 2023

APA SAJA TANDA WAQOF DAN TANDA WASHOL

 

 MENGENAL TANDA WASHOL DAN WAQOF PADA BACAAN AL QUR’AN

Seringkali seorang qori dalam membaca Al Qur’an ada yang kurang mengerti dalam mengenal tanda tanda dalam bacaan, yang seharusnya waqof tapi tapi dibaca washol.



Waqof  artinya berhenti seorang qori jika tahu ada tanda waqof maka dia berhenti membaca karena jika dilanjutkan maka dikhawatirkan akan merubah maknanya

Washol artinya menyambung seorang qori jika ada tanda washol  maka dia tetap terus membaca namun ada juga hukum waqof yang boleh terus membaca atau berhenti membaca, berikut tanda tanda waqof dan hukum hukumnya.

TANDA

     NAMA   SIMBOL 

HUKUM BACAAN

مـ

Waqof lazim

Seorang qori harus waqof (menghentikan bacaan) pada lafadz yang bertanda ini,sebab jika dia washol maka dapat mengubah makna ayat

قلى

Waqof aula

Seorang qori boleh washol juga boleh waqof, namun waqof lebih utama

ج

Waqof jaiz

Seorang qori boleh washol boleh juga waqof,atau boleh memilih diantara keduanya

ﻠﺻ

Washol aula

Seorang qori boleh washol juga boleh waqof, namun washol lebih utama

لا

Waqof mamnu

Jangan waqof pada tanda ini kecuali diakhir ayat

؞...........؞

Waqoh mu’anaqah

Atau waqof muroqobah

Seorang qori harus waqof pada salah satu tanda ini ,kurang baik apabila washol pada keduanya  atau dilarang waqof (berhenti) pada keduanya

 

Untuk menambah pengetahuan kita tentang agama , silahkan buka materi materi lainnya 

Semoga yang sedikit ini bermanfaat. Wallahu a’lamu bis shawab.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

HURUF HURUF MUQOTO'AH MAKNANYA

 

APA ITU HURUF MUQOTO’AH ,MAKNANYA DAN BAGAIMANA CARA BACANYA?


Apa itu huruf huruf Muqoto’ah?

        Huruf Muqoto’ah adalah huruf huruf pembuka di awal surat Al Qur’an. Huruf huruf tersebut ada pada 28 surat atau 29 tempat dalam Al Qur’an artinya ada 2 ayat yang memuat huruf huruf muqoto’ah dalam 1 surat yaitu di surat ke 42 -As Syuura, dan keseluruhannya ada 14 huruf, seperti yang disimpulkan oleh Ibnu Katsir bahwa Huruf Moqoto’ah kalau di hitung seluruhnya berjumlah 14 huruf (tanpa pengulangan),Huruf huruf tersebut tersusun dalam kalimat :

نَصَّ حَكِيْم قَا طِع لَهُ سِرٌ 



Apa maknanya ?

Ada banyak pendapat mengenai hikmah atau makna dari huruf huruf Muqoto’ah di awal awal surat dala Al Qur’an ,diantaranya adalah.

1.       Untuk menunnjukan awal surat, namun hal ini dibantah oleh Ibnu Katsir yang mengatakan bahwa pendapat ini lemah karena tidak semua diawali dengan huruf Muqoto’ah

2.       Supaya sampai ditengah orang orang musyrik sehingga mereka mendengar untuk kemudian mereka mau membaca Al Qur’an.

Ada pendapat yang mengatakan bahwa pendapat ini lemah karena jika memang maksudnya seperti itu seharusnya di setiap awal surat Al Qur’an mesti ada huruf muqoto’ah,Dan juga ada yang mengatakan bahwa huruf huruf ini terdapat di dalam Surat Al Baqoroh dan surat Al Imron tapi kedua surat ini tidak membicarakan atau tidak ditujukan kepada orang orang musyrik.

3.       Untuk menunjukan Mukjizat Al Qur’an, maksudnya adalah tidak ada satupun makhluk yang bisa mendatangkan yan semisal Al Qor’an.

Pendapat ketiga ini disepakati oleh Ulama antara lain oleh Fakhrudin Ar Razi dan didukung oleh Az Zamakhasyari , begitu juga oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah dan Abu Hajjaj Al Mizzi.

Hal ini dikuatkan oleh Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin dalam tafsur Surat Yasin, hal 9


Bagaimana cara bacanya ?

 

Cara baca huruf huruf Muqoto’ah adalah dengan mengeja tanpa membaca seperti huruf huruf Al Qur’an lainnya yang berharokat tapi dibaca seperti apa adanya, secara jumlah huruf huruf yang dibaca tersebut ,terbagi menjadi 5 kelompok  yaitu :

  1. Bacaan satu huruf
  2. Bacaan dua huruf
  3. Bacaan tiga huruf       
  4. Bacaan empat huruf
  5. Bacaan lima huruf

Untuk lebih detailnya lihat tabel ini


TERDAPAT DALAM SURAT

CARA BACANYA

LAFADZ HURUF MUQOTO’AH

  • Al Baqoroh
  • Ali ‘imron
  • Al Ankabut
  • Ar-Ruum
  • As-Sajdah

ألِفْ لَآم مِّيْمِ

             6     6

الٓمٓ

Al A’raf

أَلِفْ لَآم  مِّيْمِ  صَآدْ

                    6     6    6

الٓمٓصٓ

-   Yunus

-   Hud

-   Yusuf

-   Ibrahim

-   Al Hijr

ألِفْ  لَآم  ر

         2      6      2

الٓر

Ar Ra’ad

ألِفْ  لَآم  مِّيْمِ  رَا

             2       6       6  

الٓمٓر

Maryam

كٓاْفْ  هَا  يَا  عَين صَآدْ

 6       4/6    2   2    6     

كٓهيعٓصٓ

At Thaha

 هَا             طَا                              2   2              

طه

-   As Syu’araAl

-   Qashash

 سِيْن  مِّيمْطَا

6      6        2

طسٓمٓ

An Naml

طَا  سِيٓ

6     2

طسٓ

Yaasiin

يَا  سِيٓنْ

 6      2

سٓي

Shaad

صَآدْ

 6

صٓ

-   Al Ghafir

-   Fushishilat

-   Asy Syuura

-   Az Zukhuf

-   Ad Dukhaan

-   Al Jaatsiyah

-   Al Ahqaf

حَا  مِيٓمْ

 6     2

حمٓ

Asy Syuura

عَيٓن  سِيٓن  قَآفْ

 6       6      4/6   

عٓسٓقٓ

Qoof

قَآفْ

                   6

قٓ

Al Qalam

       نُوٓن        

  6

نٓ


Sampai disini,silahkam buka link yang lain untuk kita menambah pengetahuan yang lain

Semoga yang sedikit ini bermanfaat. Wallahu a’lamu bis shawab

 

BAGIAN-BAGIAN MAKHORIJ HURUF

PEMBAGIAN MAKHORIJ HURUF Ilmu tajwid begitu detailnya dalam membahas bagaimana cara membaca Al Qur’an dengan baik dan benar bahkan diupaya...