MENGENAL LAFADZ ALLAH
Para pembaca kaum muslimin yang dirahmati oleh Allah ,lafadz
Allah atau yang seringkali disebut
dengan “lafadz jalalah’ atau bisa diartikan “Yang memiliki Keagungan”, para
pembaca sekalian ,terkadang dari kita ada yang keliru dalam melafadzkan kata
Allah dalam pengucapan sebuah ayat ,seperti yang harusnya dibaca tarqiq (tipis)
keliru dibaca tafkhim (tebal) misal, بِاللهِ harusnya
dibaca tarqiq (Billaahi ) , tapi dibaca
keliru tafkhim (BiLLoohi).
a. Tafkhim bisa
diartikan dengan tebal, namun definisi yang sesungguhnya dalam ilmu tajwid
adalah
“menebalkan bunyi huruf ketika diucapkan maka penuhlah mulut oleh gemanya huruf”.
Tafkhim juga diterapkan pada sifat huruf Isti’la, Isti’la yaitu naiknya suara kelangit langit mulut ketika mengucapkan hurufnya,sehingga ia dibaca tebal atau tafkhim, huruf huruf Isti’la ada 7 antara lain
خ ص ض غ ط ق ظ= خُصَّ ضَغْطٍ قِظْ
b
Ta Tarqiq yang
berarti tipis dalam ilmu tajwid didefinisikan “adalah menipiskan bunyi huruf
ketika
diucapkan sehingga tidak penuhnya mulut oleh gemanya huruf”
Sifat huruf Isti’la mempunyai lawan yaitu Istifal atau naik turunnya suara kelangit langit ketika mengucapkan huruf ,sehingga ia dibaca tipis atau tarqiq, huruf huruf Istifal adalah selain huruf Isti’la yang berarti ada 21 huruf
Ada 2 cara baca lafadz Allah ini seperti yang kita ketahui di
uraian diatas yaitu dibaca Tafkhim dan dibaca Tarqiq
1. Lafadz Allah apabila diawali atau huruf sebelumnya adalah berharokat fathah atau dhlomah maka dibaca Tafkhim (tebal) contoh,
|
Lafadz
Allah sebelumnya berharokat fathah dan dhomah |
Dibaca Tafkhim
(tebal) |
|
اؐللهُ |
Alloohu |
|
هُوَ اؐللهُ |
Huwalloohu |
|
إِنَّ اؐللهَ |
Innallooha |
|
بَارَكَ اؐللهُ |
Baarokalloohu |
|
ءَايَاتُ اؐللهِ |
Aayaatulloohi |
|
رَسُوْلُ اؐللهِ |
Rosuululloohi |
2.
Lafadz Allah dibaca Tarqiq apabila diawali
huruf berharokat Kasroh
|
Lafadz
Allah sebelumnya berharokat kasroh |
Dibaca Tarqiq
(tipis) |
|
اؐلْحَمْدُللهِ |
Alhamdulillaahi |
|
بِا للهِ |
Billaahi |
|
بِإِ ذْنِ اؐللهِ |
Bi idznillaahi |
|
بِسْمِ اؐللهِ |
Bismillaahi |
|
مِنْ عِنْدِ اؐللهِ |
Min ‘indillaahi |
|
عَنِ اؐللهِ |
‘anillaahi |
Yang perlu diperhatikan adalah pada setiap lafadz Allah اؐللهِ ada terdapat huruf mad yaitu
pada huruf lam fathah yang harus dibaca panjang 2 harakat baik untuk dibaca
saat Tafkhim maupun Tarqiq
Semoga yang sedikit ini bermanfaat. Wallahu a’lamu bis shawab
Tidak ada komentar:
Posting Komentar